Rabu, 23 Maret 2016

Sertijab Kepala UPTD Pendidikan dan Kebudayaan

Setelah resmi dilantik beberapa waktu lalu, tiga Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pendidikan dan Kebudayaan dari 3 kecamatan gelar serah terima jabatan (Sertijab) dari yang lama kepada penggantinya yang baru dilantik, Senin (14/3) di aula kantor UPTD Perhentian Raja, Kabupaten Kampar.
Mereka adalah Kepala UPTD Pendidikan dan Kebudayaan Siakhulu, dari Muryati CH M.pd kepada penggantinya Tarmizi Dabri M.si. Di Kecamatan Kampar Kiritengah dari Mahyudin S.pd kepada penggantinya Sumardi S.pd.
Di Perhentian Raja dari Itang Tarsana S.pd kepada penggantinya Pondris Wandri S.pd. Sementara Itang Tarsana menjabat Kepala UPTD Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Tambang, sedangkan Muryati CH M.pd menjabat di Rumbio Jaya.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kampar H Nasrul M.pd meminta kepada kepala UPTD Pendidikan dan Kebudayaan yang baru untuk menerima serta menjalankan amanah sebaik baiknya demi kemajuan dunia pendidikan serta terwujudnya peningkatan sumber daya manusia (SDM) sesuai dengan pilar pembangunan pemda Kampar. Jadikan jabatan sebagai pengabdian untuk berbuat baik kepada masyarakat khususnya pendidikan.
Nasrul juga mengajak seluruh kepala sekolah maupun guru agar bersinergi dengan kepala UPTD Pendidikan dan Kebudayaan yang baru, ibarat sebuah kapal mereka adalah nahkodanya.
"Siapapun yang masuk ke dalam kapal kita, maka harus saling menjaga agar kapal tidak tenggelam dan bisa belayar mencapai tujuan, tekadkan dalam hati untuk menjalankan amanah sebaik baiknya, dimanapun tugas di berikan harus bisa memajukan pendidikan dimana di tugaskan," tandasnya memaparkan.
Sementara Kepala UPTD Pendidikan dan Kebudayaan yang melakukan Sertijab diwakili Muryati CH M.pd mengucapkan terimakasih kepada Pemda setempat melalui dinas pendidikan dan kebudayaan Kampar, karna telah memberikan kepercayaan kepada mereka untuk ikut berperan memajukan pendidikan di wilayah Kabupaten Kampar.
"Kepada seluruh kepala sekolah maupun guru kami memohon maaf apabila selama menjalankan tugas masih banyak kekurangan dan terimakasih atas kerjasamanya selama bertugas di Siakhulu, Perhentian Raja maupun Kampar Kiritengah," (sumber katakabar.com)

Sejarah Kepramukaan


Kalau kita mempelajari sejarah pendidikan kepramukaan kita tidak dapat lepas dari riwayat hidup pendiri gerakan kepramukaan sedunia Lord Robert Baden Powell of Gilwell. Hal ini disebabkan pengalaman beliaulah yang mendasari pembinaan remaja di negara Inggris. Pembinaan remaja inilah yang kemudian tumbuh berkembang menjadi gerakan kepramukaan.

1. Riwayat hidup Baden Powell

  Baden Powell Lahir di Paddington London tanggal 22 Pebruari 1857 dengan nama Robert Stephenson Smyth Baden Powell. Beliau adalah anak ke 6 dari 9 bersaudara, adapun nama-nama saudaranya yaitu Warrington, George, Augustus, Frank, Penrose, Agnes, Henrietta, Jessie, dan Baden Fletcher. Ayahnya bernama Domine Baden Powell seorang Professor Geometry di Universitas Oxford, yang meninggal ketika Stephenson masih kecil. Pada tahun 1912 BP bertemu dengan calon istrinya Olave Soames dan menikah pada tanggal 30 Oktober1912 dari pernikahannya beliau memiliki 3 orang anak ( 1 laki-laki, 2 perempuan ). Pengalaman Baden Powell yang berpengaruh pada kegiatan kepramukaan banyak sekali dan menarik diantaranya :
  • Karena ditinggal bapak sejak kecil, maka mendapatkan pembinaan watak ibunya.
  • Dari kakaknya mendapat latihan keterampilan berlayar, berenang, berkemah, olah raga dan lain-lainnya.
  • Sifat Baden Powell yang sangat cerdas, gembira, lucu, suka main musik, bersandiwara, berolah raga, mengarang dan menggambar sehingga disukai teman-temannya.
  • Pengalaman di India sebagai pembantu Letnan pada Resimen 13 Kavaleri yang berhasil mengikuti jejak kuda yang hilang di puncak gunung serta keberhasilan melatih panca indera kepada Kimball O’Hara.
  • Terkepung bangsa Boer di kota Mafeking, Afrika Selatan selama 127 hari dan kekurangan makan.
  • Pengalaman mengalahkan Kerajaan Zulu di Afrika dan mengambil kalung manik kayu milik Raja Dinizulu.
  Pengalaman ini ditulis dalam buku “Aids To Scouting” yang merupakan petunjuk bagi Tentara muda Inggris agar dapat melaksanakan tugas penyelidik dengan baik. William Smyth seorang pimpinan Boys Brigade di Inggris minta agar Baden Powell melatih anggotanya sesuai dengan pengalaman beliau itu. Kemudian dipanggil 21 pemuda dari Boys Brigade di berbagai wilayah Inggris, diajak berkemah dan berlatih di pulau Browns Sea pada tanggal 25 Juli 1907 selama 8 hari. Tahun 1910 BP pensiun dari tentara dengan pangkat terakhir Letnan Jenderal. Pada tahun 1912 menikah dengan Ovale St. Clair Soames dan dianugerahi 3 orang anak. Beliau mendapat titel Lord dari Raja George pada tahun 1929 Baden Powell meninggal tanggal 8 Januari 1941 di Nyeri, Kenya, Afrika.

2. Sejarah Kepramukaan Sedunia

 Awal tahun 1908 Baden Powell menulis pengalamannya untuk acara latihan kepramukaan yang dirintisnya. Kumpulan tulisannya ini dibuat buku dengan judul “Scouting For Boys”. Buku ini cepat tersebar di Inggris dan negara-negara lain yang kemudian berdiri organisasi kepramukaan yang semula hanya untuk laki-laki dengan nama Boys Scout. Tahun 1912 atas bantuan adik perempuan beliau, Agnes didirikan organisasi kepramukaan untuk wanita dengan nama Girl Guides yang kemudian diteruskan oleh istri beliau. Tahun 1916 berdiri kelompok pramuka usia siaga dengan nama CUB (anak serigala) dengan buku The Jungle Book karangan Rudyard Kipling sebagai pedoman kegiatannya. Buku ini bercerita tentang Mowgli si anak rimba yang dipelihara di hutan oleh induk serigala.   Tahun 1918 beliau membentuk Kepanduan untuk golongan Penegak ( Rover Scout ) bagi mereka yang telah berusia 17 tahun. Tahun 1922 beliau menerbitkan buku Rovering To Success (Mengembara Menuju Bahagia). Buku ini menggambarkan seorang pemuda yang harus mengayuh sampannya menuju ke pantai bahagia. Tahun 1920 diselenggarakan Jambore Dunia yang pertama di Olympia Hall, London. Beliau mengundang pramuka dari 27 Negara dan pada saat itu Baden Powell diangkat sebagai Bapak Pandu Sedunia (Chief Scout of The World).
  • Tahun 1924 Jambore II            di Ermelunden, Copenhagen, Denmark
  • Tahun 1929 Jambore III          di Arrow Park, Birkenhead, Inggris
  • Tahun 1933 Jambore IV           di Godollo, Budapest, Hongaria

  • Tahun 1937 Jambore V            di Vogelenzang, Blomendaal, Belanda
  • Tahun 1947 Jambore VI           di Moisson, Perancis
  • Tahun 1951 Jambore VII         di Salz Kamergut, Austria
  • Tahun 1955 Jambore VIII        di sutton Park, Sutton Coldfild, Inggris
  • Tahun 1959 Jambore IX          di Makiling, Philipina
  • Tahun 1963 Jambore X            di Marathon, Yunani
  • Tahun 1967 Jambore XI          di Idaho, Amerika Serikat
  • Tahun 1971 Jambore XII         di Asagiri, Jepang
  • Tahun 1975 Jambore XIII        di Lillehammer, Norwegia
  • Tahun 1979 Jambore XIV        di Neishaboor, Iran tetapi dibatalkan
  • Tahun 1983 Jambore XV         di Kananaskis, Alberta, Kanada
  • Tahun 1987 Jambore XVI        di Cataract Scout Park, Australia
  • Tahun 1991 Jambore XVII       di Korea Selatan
  • Tahun 1995 Jambore XVIII     di Belanda
  • Tahun 1999 Jambore XIX        di Chili, Amerika Selatan
  • Tahun 2003 Jambore XX         di Thailand
 Tahun 1914 beliau menulis petunjuk untuk kursus Pembina Pramuka dan baru dapat terlaksana tahun 1919. Dari sahabatnya yang bernama W.F. de Bois Maclarren, beliau mendapat sebidang tanah di Chingford yang kemudian digunakan sebagai tempat pendidikan Pembina Pramuka dengan nama Gilwell Park. Tahun 1920 dibentuk Deewan Internasional dengan 9 orang anggota dan Biro Sekretariatnya di London, Inggris dan tahun 1958 Biro Kepramukaan sedunia dipindahkan dari London ke Ottawa Kanada. Tanggal 1 Mei 1968 Biro kepramukaan Sedunia dipindahkan lagi ke Geneva, Swiss  Sejak tahun 1920 sampai 19 Kepala Biro Kepramukaan Sedunia dipegang berturut-turut oleh Hebert Martin (Inggris). Kolonel J.S. Nilson (Inggris), Mayjen D.C. Spry (Kanada) yang pada tahun 1965 diganti oleh R.T. Lund 1 Mei 1968 diganti lagi oleh DR. Laszio Nagy sebagai Sekjen. Biro Kepramukaan sedunia Putra mempunyai 5 kantor kawasan yaitu Costa Rica, Mesir, Philipina, Swiss dan Nigeria. Sedangkan Biro kepramukaan Sedunia Putri bermarkas di London dengan 5 kantor kawasan di Eropa, Asia Pasifik, Arab, Afrika dan Amerika Latin.