|
Kalau kita mempelajari
sejarah pendidikan kepramukaan kita tidak dapat lepas dari riwayat hidup
pendiri gerakan kepramukaan sedunia Lord Robert Baden Powell of Gilwell. Hal
ini disebabkan pengalaman beliaulah yang mendasari pembinaan remaja di negara
Inggris. Pembinaan remaja inilah yang kemudian tumbuh berkembang menjadi
gerakan kepramukaan.
1. Riwayat hidup Baden
Powell
Baden Powell Lahir
di Paddington London
tanggal 22 Pebruari 1857 dengan nama Robert Stephenson Smyth Baden Powell. Beliau
adalah anak ke 6 dari 9 bersaudara, adapun nama-nama saudaranya yaitu Warrington, George,
Augustus, Frank, Penrose, Agnes, Henrietta, Jessie, dan Baden Fletcher.
Ayahnya bernama Domine Baden Powell seorang Professor Geometry di Universitas
Oxford, yang
meninggal ketika Stephenson masih kecil. Pada tahun 1912 BP bertemu dengan
calon istrinya Olave Soames dan menikah pada tanggal 30 Oktober1912 dari
pernikahannya beliau memiliki 3 orang anak ( 1 laki-laki, 2 perempuan ). Pengalaman
Baden Powell yang berpengaruh pada kegiatan kepramukaan banyak sekali dan
menarik diantaranya :
- Karena ditinggal bapak
sejak kecil, maka mendapatkan pembinaan watak ibunya.
- Dari kakaknya
mendapat latihan keterampilan berlayar, berenang, berkemah, olah raga
dan lain-lainnya.
- Sifat Baden Powell
yang sangat cerdas, gembira, lucu, suka main musik, bersandiwara,
berolah raga, mengarang dan menggambar sehingga disukai teman-temannya.
- Pengalaman di India
sebagai pembantu Letnan pada Resimen 13 Kavaleri yang berhasil mengikuti
jejak kuda yang hilang di puncak gunung serta keberhasilan melatih panca
indera kepada Kimball O’Hara.
- Terkepung bangsa
Boer di kota Mafeking, Afrika Selatan selama 127
hari dan kekurangan makan.
- Pengalaman
mengalahkan Kerajaan Zulu di Afrika dan mengambil kalung manik kayu
milik Raja Dinizulu.
Pengalaman ini
ditulis dalam buku “Aids To Scouting” yang merupakan petunjuk bagi Tentara
muda Inggris agar dapat melaksanakan tugas penyelidik dengan baik. William
Smyth seorang pimpinan Boys Brigade di Inggris minta agar Baden Powell
melatih anggotanya sesuai dengan pengalaman beliau itu. Kemudian dipanggil 21
pemuda dari Boys Brigade di berbagai wilayah Inggris, diajak berkemah dan
berlatih di pulau Browns Sea pada tanggal 25 Juli 1907 selama 8 hari. Tahun
1910 BP pensiun dari tentara dengan pangkat terakhir Letnan Jenderal. Pada
tahun 1912 menikah dengan Ovale St. Clair Soames dan dianugerahi 3 orang
anak. Beliau mendapat titel Lord dari Raja George pada tahun 1929 Baden
Powell meninggal tanggal 8 Januari 1941 di Nyeri, Kenya, Afrika.
2. Sejarah Kepramukaan Sedunia
Awal tahun 1908 Baden Powell menulis
pengalamannya untuk acara latihan kepramukaan yang dirintisnya. Kumpulan
tulisannya ini dibuat buku dengan judul “Scouting For Boys”. Buku ini cepat
tersebar di Inggris dan negara-negara lain yang kemudian berdiri organisasi
kepramukaan yang semula hanya untuk laki-laki dengan nama Boys Scout. Tahun
1912 atas bantuan adik perempuan beliau, Agnes didirikan organisasi
kepramukaan untuk wanita dengan nama Girl Guides yang kemudian diteruskan
oleh istri beliau. Tahun 1916 berdiri kelompok pramuka usia siaga dengan nama
CUB (anak serigala) dengan buku The Jungle Book karangan Rudyard Kipling
sebagai pedoman kegiatannya. Buku ini bercerita tentang Mowgli si anak rimba
yang dipelihara di hutan oleh induk serigala. Tahun 1918 beliau
membentuk Kepanduan untuk golongan Penegak ( Rover Scout ) bagi mereka yang
telah berusia 17 tahun. Tahun 1922 beliau menerbitkan buku Rovering To
Success (Mengembara Menuju Bahagia). Buku ini menggambarkan seorang pemuda
yang harus mengayuh sampannya menuju ke pantai bahagia. Tahun 1920 diselenggarakan
Jambore Dunia yang pertama di Olympia Hall, London. Beliau mengundang pramuka dari 27
Negara dan pada saat itu Baden Powell diangkat sebagai Bapak Pandu Sedunia
(Chief Scout of The World).
- Tahun 1924 Jambore
II di
Ermelunden, Copenhagen,
Denmark
- Tahun 1929 Jambore
III di Arrow Park,
Birkenhead, Inggris
- Tahun 1933 Jambore
IV di
Godollo, Budapest,
Hongaria
Tahun 1937 Jambore
V di
Vogelenzang, Blomendaal, Belanda
- Tahun 1947 Jambore
VI di
Moisson, Perancis
- Tahun 1951 Jambore
VII di Salz Kamergut, Austria
- Tahun 1955 Jambore
VIII di sutton Park,
Sutton Coldfild, Inggris
- Tahun 1959 Jambore
IX di Makiling,
Philipina
- Tahun 1963 Jambore
X di
Marathon, Yunani
- Tahun 1967 Jambore
XI di Idaho,
Amerika Serikat
- Tahun 1971 Jambore
XII di Asagiri, Jepang
- Tahun 1975 Jambore
XIII di Lillehammer, Norwegia
- Tahun 1979 Jambore
XIV di Neishaboor, Iran
tetapi dibatalkan
- Tahun 1983 Jambore
XV di Kananaskis, Alberta,
Kanada
- Tahun 1987 Jambore
XVI di Cataract Scout Park, Australia
- Tahun 1991 Jambore
XVII di Korea Selatan
- Tahun 1995 Jambore
XVIII di Belanda
- Tahun 1999 Jambore
XIX di Chili, Amerika Selatan
- Tahun 2003 Jambore
XX di Thailand
Tahun 1914 beliau
menulis petunjuk untuk kursus Pembina Pramuka dan baru dapat terlaksana tahun
1919. Dari sahabatnya yang bernama W.F. de Bois Maclarren, beliau mendapat
sebidang tanah di Chingford yang kemudian digunakan sebagai tempat pendidikan
Pembina Pramuka dengan nama Gilwell
Park. Tahun 1920
dibentuk Deewan Internasional dengan 9 orang anggota dan Biro Sekretariatnya
di London, Inggris dan tahun 1958 Biro Kepramukaan sedunia dipindahkan dari
London ke Ottawa Kanada. Tanggal 1 Mei 1968 Biro kepramukaan Sedunia
dipindahkan lagi ke Geneva, Swiss
Sejak tahun 1920 sampai 19 Kepala Biro Kepramukaan Sedunia dipegang
berturut-turut oleh Hebert Martin (Inggris). Kolonel J.S. Nilson (Inggris),
Mayjen D.C. Spry (Kanada) yang pada tahun 1965 diganti oleh R.T. Lund 1 Mei
1968 diganti lagi oleh DR. Laszio Nagy sebagai Sekjen. Biro Kepramukaan
sedunia Putra mempunyai 5 kantor kawasan yaitu Costa
Rica, Mesir, Philipina, Swiss dan Nigeria. Sedangkan Biro
kepramukaan Sedunia Putri bermarkas di London
dengan 5 kantor kawasan di Eropa, Asia Pasifik, Arab, Afrika dan Amerika
Latin.
|